Rekomendasi Bakpia Legit untuk Oleh-oleh dari Jogja!
Bakpia jadi salah satu kuliner popular di Jogja yang sering diburu jadi oleh-oleh wisatawan. Saking banyaknya, kadang rasa bingung hadir buat pilih mana yang akan dipinang. Ada yang menawarkan keasliasn resep pelopor, kualitas bahan premium, hingga harga yang bersaing dengan kuantitas yang diberikan. Lima rekomendasi brand ini bisa jadi referensi kamu!
Jogja memang surganya kuliner lezat dan nikmat. Kamu bisa menemukan banyak sekali hidangan menakjubkan di sepanjang perjalanan. Selain dimakan di tempat, sejumlah menu juga bisa, lho, kamu jadikan buah tangan untuk orang terdekat ketika pulang ke rumah nanti. Salah satu yang paling umum tentu saja bakpia.
Orang tahu, kalau bakpia adalah makanan khas dari Jogja yang sudah mendunia. Padahal, bakpia sendiri merupakan makanan pranakan. Resepnya pertama kali dibawa oleh seseorang keturunan Tionghoa, Kwik Sun Kwok, pada tahun 1940-an. Kemudian, resep ini mulai diadopsi oleh pengusaha lain hingga sekarang sudah ada ratusan brand bakpia yang dijajakan di Kota Jogja.
Saking banyaknya, kadang turis-turis bingung ingin membawa brand yang mana untuk diberikan kepada sanak saudar. Setiap bakpia punya karakter, rasa, kemasan, dan rasa sendiri yang membuat masing-masingnya spesial. Walaupun, memang ada merk dagang tertentu yang sudah jadi kepercayaan sejak dulu.
Rekomendasi di bawah ini mungkin bisa membantu kamu!
Bakpia Pathok 75

Rekomendasi pertama dimulai dari sang legenda, pelopor dari per-bakpia-an di Kota Jogja dengan nama 'Bakpia Pathok 75.' Usaha inilah yang dulu berakar dari Kwik Sun Kwok di tahun 1948. Sekarang, kamu bisa menemukan bakpia ini di toko oleh-oleh se-Jogja atau mampir ke official store-nya di Jalan HOS Cokroaminoto No 119B dan AIP KS Tuban no 83.
Bakpia Pathok 75 punya ukuran yang kecil. Isiannya padat dan halus. Di masa perkembangannya, bakpia ini hanya menggunakan kacang hijau, tapi sekarang varian rasa mulai berkembang semakin banyak. Waktu simpannya berada di antara 6-10 hari, bisa bertambah 2-3 hari lebih lama jika dimasukkan ke dalam kulkas. Hanya saja, kalau sudah masuk lemari pendingin, teksturnya mungkin sedikit lebih keras.
Ada dua macam bakpia yang dijual di Bakpia Pathok 75. Varian pertama adalah bakpia basah, dimana kulitnya hanya dilipas saja. Teksturnya nanti sedikit chewy di luar dan lembut di dalam. Varian kedua adalah bakpia kering dengan kulit yang dikeringkan hingga 3 kali. Teksturnya lebih flaky dan pastinya lebih awet. Rasa yang diberikan tetap konsisten sejak dulu, yaitu manis dan legit. Khususnya rasa kacang hijau, tingkat kemanisannya seimbang, tidak berlebihan. Namun, untuk variasi lain mungkin bisa berbeda rasa manisnya, tergantung dari campuran bahan yang digunakan. Satu kardusnya berisi kurang lebih 20 biji dengan dibanderol harga lima puluh ribuan saja.
Bakpia Pathok 25

Bisa dibilang saingan Bakpia Pathok 75 paling berat. Nama brand yang cenderung mirip, kadang bikin orang salah tangkap. Belum lagi dengan merk lain yang menggunakan angka di belakangnya. Namun, memang Bakpia Pathok 25 ini jadi salah satu yang paling laris di Jogja.
Bakpia Pathok 25 mulai dirintis pada tahun 1979, sekitar 3 dekade dari brand pendahulunya. Bakpia ini, memang dijual di toko oleh-oleh secara umum, tapi jika ingin dapat produksi teranyar, kamu bisa mengunjungi toko resminya di sejumlah daerah yang berada di kawasan Malioboro, salah satu paling ramai adaah di kawasan Pasar Pathok. Biasanya, dari pabrik akan me-restock setiap beberapa hari sekali. Tidak jarang, lho, ada pengunjung yang bisa mendapatkannya hangat-hangat.
Ukuran bakpia di sini memang cenderung kecil. Isiannya halus, tidak terlalu manis, dan pastinya padat. Bentuk yang seperti ini tidak akan membuat kamu merasa cepat bosan. Hanya ada bakpia kering yang tersedia, tapi rasanya beragam. Mulai dari original (kacang hijau), cokelat, keju, serta nanas. Satu kardus berisi 15 buah dan dibanderol tiga puluh ribuan saja. Buat rekomendasi oleh-oleh, selain original, variasi nanas adalah yang terfavorit.
Bakpia Kurnia Sari

Selanjutnya, ada primadona yang sering jadi buah bibir masyarakat, siapa lagi kalau bukan Bakpia Kurnia Sari. Bakpia yang satu ini memang belum selama Bakpia Pathok 75 maupun Bakpia Pathok 25 karena kemunculannya baru terjadi di tahun 90-an. Walaupun demikian, kiprahnya di dunia kuliner Jogja tidak main-main. Buktinya, banyak yang memiliki Bakpia Kurnia Sari sebagai bingkisan oleh-oleh.
Jika dua bakpia yang dibahas sebelumnya punya ukuran kecil, berbeda dengan Bakpia Kurnia Sari. Bakpia dengan percaya diri menampilkan fisik yang lebih lebar. Kulitnya tipis, berlapis-lapis, hingga menciptakan remahan-remahan nikmat saat digigit. Isiannya padat, halus, manis, dengan hint gurih serta aroma wangi. Satu suap saja rasanya akan buat ketagihan. Yap, bakpia yang dijual adalah variasi bakpia kering. Sedangkan rasanya juga sudah bermacam-macam, seperti kacang hijau, cokelat, keju, serta buah-buahan. Surprisingly, bakpia varian keju jadi most wanted untuk dijadikan buah tangan, lho.
Bakpia ini disukai sebab citarasanya yang khas. Pusat tokonya ada di Jalan Glagahsari, dekat dengan XT Square Jogja dan kampus Universitas Teknologi Yogykarta (UTY). Namun, ada juga beberapa toko cabang, seperti di area Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Wates. Kamu bisa pilih mau isi 15 atau 20 biji. Harganya dipatok mulai lima puluh ribuan untuk satu kardusnya.
Bakpia Tugu Jogja

Jika kamu hanya tahu kalau bakpia itu dipanggang, maka kamu pasti akan bingung dengan keberadaan bakpia kukus milik Bakpia Tugu Jogja. Nyatanya, justru bakpia yang satu ini berhasil menembus pasar yang lebih luas dengan strategi marketing yang mulai berkembang saat pandemi lalu. Mereka tidak menjajakan di toko oleh-oleh saja, tetapi mengajak orang-orang menjadi mitra untuk berjualan. Bakpia ini lahir pada tahun 2017 lalu.
Branding bakpia kukus pun mulai tenar semenjak adanya Bakpia Tugu Jogja ini. Meskipun, menurut warga lokal, hidangan tersebut lebih cocok dikatakan sebagai kue bolu dibandingkan bakpia. Namun, bentuknya memang hampir menyerupai bakpia, hanya saja teksturnya lebih empuk dan berongga. Tentu berbeda dari bakpia pada umumnya yang punya tekstur flaky. Pada akhirnya, bakpia kukus juga punya penggemar tersendiri, terbukti dengan kian maraknya mitra serta permintaan pasar.
Bakpia kukus milik Tugu Jogja punya rasa yang manis, seperti ketika kamu makan brownies, tapi manisnya tidak sampai membuat tenggorokan sakit, kok. Isian yang popular bukan kacang hijau, melainkan cokelat, makanya pendapat bakpia ini adalah bolu itu sering dilontarkan. Setiap buah bakpia kukus akan dikemas menggunakan plastik sendiri, jadi tetap steril dan tidak bercampur bakpia lain. Satu kardus berisi 10 buah dengan harga mulai dari tiga puluh lima ribuan.
Bakpia Juwara Satoe (Bakpia Juara Satu)

Kamu pengin bakpia dengan beragam rasa kekinian tapi harganya tetap terjangkau? Jawabannya adalah Bakpia Juwara Satoe.
Bakpia Juwara Satoe adalah pendatang baru yang ahir ahun 2018. Prabriknya ada di kawasan Berbah Sleman, tapi kamu tidak perlu cemas karena ini cabang tokonya sudah ada dimana-mana. Bakpia Juwara Satoe juga bisa ditemukan di toko oleh-oleh sekitar Jogja.
Ketika yang lain menawarkan bakpia konvensional yang isinya kacang hijau atau isian itu-itu saja, Bakpia Juwara Satoe berani mengeksplor diri dengan menawarkan variasi isian yang lebih banyak dan kekinian. Kamu bisa menemukan bakpia isi durian, pandan, nanas, kitkat, bahkan hazelnut. Semua diproduksi dalam modernitas mesin-mesin yang canggih.
Bakpia Juwara Satoe juga jadi pilihan tepat buat kamu yang termasuk kaum mendang-mending. Harganya terjangkau, dipatok mulai dari dua puluh ribuan saja. Kamu bisa memilih variasi bakpia kering atau bakpia basah, baik isi 10, 16, atau 20. Belum lagi, bakpia yang satu ini bisa tahan lebih lama dari bakpia pada umumnya. Kalau soal rasa, Bapia Juwara Satoe memang tidak bisa dikatakan yang terenak, rasa manisnya standar dan kulit luarnya cenderung sedikit tebal, tetapi dari segi macam rasan dan harga, bakpia in adalah solusi yang bijak.
Bakpia jadi satu di antara sekian pilihan popular yang bisa dijadikan sebagai buah tangan dari Jogja. Mau bakpia basah, kering, atau bahkan kukus, semua bisa kamu cari di Jogja. Eits! Jangan lupa selalu sesuaikan budget, karena ada harga maka ada kualitas.